Detail Kegiatan
683 Mahasiswa UNPARI Ikuti Pembekalan KKN 2026, Fokus pada Transformasi Literasi Desa Berbasis AI
LUBUKLINGGAU – Universitas PGRI Silampari (Unpari) resmi menggelar kegiatan Pembekalan Kuliah Kerja Nyata (KKN) tahun 2026 yang dipusatkan di Aula Embun Semibar kampus Unpari. Kegiatan yang berlangsung maraton mulai pukul 08.30 s.d. 16.00 WIB ini dihadiri langsung oleh jajaran wakil rektor, dekan, kepala biro, kepala lembaga, ketua program studi (kaprodi), serta seluruh mahasiswa peserta KKN. Acara strategis ini dibuka secara resmi oleh Rektor Unpari, Assoc. Prof. Dr. Rudi Erwandi, M.Pd., yang dalam pengarahannya menekankan pentingnya kontribusi nyata mahasiswa di tengah masyarakat.
Dalam laporan komprehensifnya, Ketua Panitia KKN, Dr. Azizil Fikri, M.Pd., memaparkan kesiapan pelaksanaan program pengabdian tahun ini. Ia menyampaikan bahwa program KKN dijadwalkan berlangsung dari tanggal 29 Juni sampai dengan 8 Agustus 2026. Untuk sebaran wilayahnya, para mahasiswa akan diterjunkan ke tiga daerah, yakni Kabupaten Musi Rawas, Kabupaten Musi Rawas Utara (Muratara), dan Kota Lubuklinggau. Jangkauan areanya mencakup 15 kecamatan yang terbagi ke dalam 65 posko atau desa. Dr. Azizil juga merinci bahwa total peserta KKN tahun ini mencapai 683 mahasiswa. Jumlah tersebut merupakan gabungan dari tiga fakultas, dengan rincian 171 mahasiswa dari Fakultas Sains dan Teknologi (Saintek), 370 mahasiswa dari Fakultas Sosial dan Humaniora (Soshum), serta 142 mahasiswa dari Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB).
Guna membekali mahasiswa sebelum terjun ke lapangan, panitia menghadirkan empat narasumber kompeten yang mengupas tuntas berbagai aspek krusial. Materi pertama disampaikan oleh Serka Adi Santoso, S.M., yang mengusung tema "Optimalisasi Potensi Wilayah Guna Mendukung Ketahanan Pangan." Selanjutnya, aspek akademik dan administrasi dibahas oleh Assoc. Prof. Dr. Satinem, M.Pd., melalui materi "Teknis dan Sistematika Laporan KKN." Untuk membekali sisi humanis mahasiswa, Dr. Agung Nugroho, M.Pd., mengulas topik "Kegiatan Sosial Kemasyarakatan." Terakhir, materi mengenai "Pemanfaatan Media Digital dan Informasi" disampaikan oleh Dr. Riduan Effendi, M.Pd., sebagai panduan komunikasi publik mahasiswa di lokasi.
Rangkaian pembekalan intensif ini dirancang khusus untuk menyelaraskan gerak mahasiswa dengan tema besar yang diangkat tahun ini, yaitu “Transformasi Literasi Desa di Era Artificial Intelligence: Peran Mahasiswa dalam Edukasi, Inovasi, dan Pemberdayaan.” Melalui pembekalan ini, 683 mahasiswa Unpari diharapkan tidak hanya siap secara mental dan fisik, tetapi juga mampu menjadi agen perubahan yang membawa inovasi berbasis digital dan kecerdasan buatan demi memajukan masyarakat di 65 desa tujuan.